Slider[Style1]

Apa sih Arti Sahabat itu?


Kali ini bahas sahabat

          Kita ngga akan pernah ngerasain seberapa arti sahabat,kalo kita sendiri ngga mempunyai sahabat…Ada teman yang ada ketika kita ngerasain senang aja,itu namanya bukan sahabat…
Dia hanya sebatas teman,sebatas kenalan yang ketika dia pergi kita ngga merasakan rasa kehilangan,seperti ketika teman yang ada disaat kita sedih…
Teman seperti itu yang patut dianggap sahabat,ngga perlu sahabat itu harus kaya,cantik,tampan,pintar,cewe aja,cowo aja…
Kebanyakan orang menganggap bahwa orang yang dianggap sahabat itu adalah orang yang selalu membuat kita bahagia,kalo semua orang beranggapan seperti itu artinya…?

Artinya ketika orang itu memberikan kita kesedihan,dia bukan lagi sahabat kita,kalo semua orang beranggapan seperti itu,maka kita ngga akan pernah mempunyai yang namanya sahabat…
Sahabat itu?
Dia yang selalu ada,dimanapun,disaat apapun ketika kita ngerasain senang ataupun susah…
Sahabat yang selalu setia mendengarkan,memberikan saran,bahkan ngga segan segan menasihati kita kalo kita berbuat salah…
Dalam sahabat ngga ada yang namanya RAHASIA…
Saling terbuka satu sama lain,maka dari itu kita harus tau apa Arti Sahabat…

Gbr: salah satu dari sekian banyak kejadian bareng sahabat

Saat Dunia Kerja Bersamaan Waktu Kuliah


                Tidak mudah, menjalani kuliah dimana status lain kita adalah seorang pekerja yang kesehariannya sebagian besar dihabiskan di tempat kerja. Seberapa besarpun niat memfokuskan diri terhadap perkuliahan tetap saja pasti gak bisa, hasilnya ? Absensi hancur, jadwal kuliah acak-acakan, dan nilai IPK pun ala kadarnya. Tapiii..... ini kata teman saya lho.

Terus bagaimana dengan saya ?
Alhamdulillah saya mah....., "gak jauh beda". hehe....

                Tapi beneran Sobat,ini pengalaman/cerita yang saya alami, fokus kuliah hanya bisa dilakukan oleh orang yang memang statusnya 100% mahasiswa/i sejati. Sepanjang waktunya bisa bebas ia gunakan untuk ngehandle acara perkuliahan yang seabrek, tugas-tugas kuliah salah satu contohnya.

                Nah, kalau yang statusnya merangkap seorang karyawan pabrik juga gimana ? yang jelas jawabannya, "jangan harap bisa masuk kelas tepat waktu deh!".
Contohnya kejadian yang saya alami saat UTS. Kerjaan saya diwarnet saat itu, saya berpesan sama teman saya supaya saya dibangunin sore jam 3,soalnya utsnya mulai jam 4, kebetulan hari itu sibuk banyak orang yang berkepentingan harus di layani, dilayani dalam cerita ini antara lain, ada yang scan photo, edit muka dipotoshop, ngetik,ngeprint, jadi mau gak mau saya harus mengerjakanannya, saya mulai tidur jam 12, jadi dengan kata lain tidurnya hanya 3 jam, karna saya sift malam saat itu jadi waktu tidur saya pergunakan saat gak masuk kuliah. Pas jam 3 teman saya bangunin saya, karna masih enak ntah ada mimpi saat itu saya gak mendengar atau memperdulikannya, jam 4 baru saya bangun, gak mandi cuci muka doang saya langsung berangkat kekampus, dengan modal seadanya dipikiran, sampe dikampus ternyata ujian sudah mulai sejak 40 menit sebelumnya, yang saya dapat hanya pesan dari sekretariat dosen supaya mengulang untuk tahun depannya pada mata kuliah tersebut. 


               

Hal Unik atau Menarik

Manulangi Natuatua    


            Kejadian kira-kira dua minggu lalu, ada acara keluarga yang diadakan tepatnya di Bogor, di rumah saudara. Acara ini tergolong unik karena dari serangkaian acara yang saya ikutin ada hal yang membuat saya berpikir lebih dalam lagi tentang pentingnya rasa bersyukur dan rasa hormat kita kepada orang tua, sekaligus bagaimana rasa berterimakasih kepada orang tua yang melahirkan kita. Kejadian ini terjadi dilingkungan saya, yang berarti lingkungan yang berdasarkan adat atau tempat saya dibesarkan, yaitu adat Batak. Acaranya kalau di adat batak namanya manulangi natua-tua yang kalau diterjemahkan dalam bahasa indonesia mengandung pengertian sebuah ucapan terimakasih anak kepada orang tua yang dilakukan dengan cara memberi makan ataupun menyuapi orangtua. Yang bikin kejadian ini menjadi unik dapat saya simpulkan kental atau masih dalamnya kepercayaan orang Batak terhadap nilai-nilai yang terkandung dari adat leluhur atau nenek moyang dari batak tersebut. Disamping itu juga acara ini punya aturan khusus, semua anggota keluarga harus setuju, dari yang terbesar sampai terkecil, sulung sampai bungsu untuk semua anggota yang nantinya setiap orang secara bergantian meminta berkat dan ucapan terima kasih kepada orangtua.


Solusi Supaya Bahasa Indonesia Yang Baik Itu Kembali Digunakan

Langkah-langkah pencegahan :
    a) Menjadikan Lembaga Pendidikan Sebagai Basis Pembinaan Bahasa
    b) Perlunya Pemahaman Terhadap Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar
    c) Diperlukan Adanya Undang-Undang Kebahasaan
    d) Peran Variasi Bahasa dan Penggunaannya
    e) Menjunjung Tinggi Bahasa Indonesia di Negeri Sendiri   
   Dapat kita simpulkan banyaknya kalangan remaja menggunakan bahasa gaul adakah akibat dari perkembangan zamanyang kian mengalami kamjuan baik dari dunia pendidikan sampai teknologi.
  Gejala bahasa yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bahasa Indonesia dianggap sebagai penyimpangan terhadap bahasa. Kurangnya kesadaran untuk mencintai bahasa di negeri sendiri berdampak pada tergilasnya atau lunturnya bahasa Indonesia dalam pemakaiannya dalam masyarakat terutama dikalangan remaja.
  Apalagi dengan maraknya dunia kalangan artis menggunakan bahasa gaul di media massa dan elektronik, membuat remaja semakin sering menirukannya di kehidupan sehari-hari hal ini sudah menjadi wajar karena remaja suka meniru hal-hal yang baru.
 

Bahasa Indonesia Yang Tidak Baku

Semakin Maraknya Penggunaan Bahasa Gaul (Tidak Baku)

Bahasa adalah lambang bunyi ujaran yang digunakan untuk berkomunikasi oleh masyarakat pemakainya. Bahasa berfungsi sebagai sarana komunikasi atau sarana untuk menyampaikan informasi (fungsi informatif).  Bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah Bahasa Indonesia yang digunakan sesuai dengan situasi pembicaraan (yakni, sesuai dengan lawan bicara, tempat pembicaraan, dan ragam pembicaraan) dan sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam Bahasa Indonesia.  
Seiring dengan berkembangnya zaman, banyak ditemukan perkembangan bahasa yang menyimpang dari kaidah bahasa Indonesia, seperti munculnya bahasa gaul. Pengaruh arus globalisasi dalam identitas bangsa tercermin pada perilaku masyarakat yang mulai meninggalkan Bahasa Indonesia dan terbiasa menggunakan bahasa gaul.  Bahasa gaul pada umumnya digunakan sebagai sarana komunikasi di antara remaja sekelompoknya. Hal ini dikarenakan, para remaja memiliki bahasa tersendiri dalam mengungkapkan ekspresi diri. Saat ini jelas di masyarakat sudah banyak adanya penggunaan bahasa gaul dan hal ini diperparah lagi dengan generasi muda Indonesia juga tidak terlepas dari pemakaian bahasa gaul. Bahkan, generasi muda inilah yang paling banyak menggunakan dan menciptakan bahasa gaul di kalangan masyarakat. Kesadaran untuk berbahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan remaja mulai menurun, mereka lebih senang menggunakan bahasa gaul daripada Bahasa Indonesia.
Untuk memperkokoh hakikat penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar di era globalisasi ini perlu adanya kesadaran diri untuk belajar mencintai bahasa nasionalnya dan belajar memakainya dengan kebanggaan dan kesetiaan. Selain itu yang perlu dilakukan adalah dengan mengurangi komunikasi menggunakan bahasa gaul bisa menjadi salah satu upaya kearah yang lebih baik.
Dengan tidak menyamping dari judul sedikit ulasan tentang sejarah bahasa indonesia, seperti berikut: 
"Kami, putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia", demikianlah bunyi alenia ketiga sumpah pemuda yang telah dirumuskan oleh para pemuda yang kemudian menjadi pendiri bangsa dan negara Indonesia. Bunyi alenia ketiga dalam ikrar sumpah pemuda itu jelas bahwa yang menjadi bahasa persatuan bangsa Indonesia adalah bahasa Indonesia. Kita sebagai bagian bangsa Indonesia sudah selayaknya menjunjung tinggi bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.