Kesan Singkat Di Universitas Gunadarma
Kampus J
Sekilas tentang Sejarah Singkat Universitas Gunadarma
Pada 7 Agustus 1981 berdiri Program Pendidikan Ilmu Komputer (PPIK) di Jakarta yang tiga tahun kemudian berubah menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Gunadarma. Enam tahun kemudian, tepatnya pada 13 Januari 1990, berdiri Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gunadarma (STIE Gunadarma). Pada tahun 1993, STMIK dan STIE membuka Program Magister dengan konsentrasi Manajemen Sistem Informasi untuk STMIK serta Magister Manajemen untuk STIE. Selanjutnya, melalui S.K. Dirjen DIKTI No.92/Kep/Dikti/1996 tertanggal 3 April 1996, STMIK dan STIE Gunadarma melebur menjadi UNIVERSITAS GUNADARMA bersama dengan empat fakultas baru yaitu Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Sastra. Membuka milenium baru, Universitas Gunadarma membuka Program Doktor Ilmu Ekonomi berdasarkan ijin Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Republik Indonesia No. 55/DIKTI/2000 yang diikuti dengan pembukaan Program Doktor Teknologi Informasi berdasarkan ijin Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Republik Indonesia No. 3716/P/T/2002.
Saya mendaftar dikampus gunadarma,tepatnya kampus J yang ada dibekasi sebagai cabang dari kampus gunadarma depok tahun 2012. Memulai dengan masuk kelas pagi dikelas 1kb05 waktu itu, sebagai pengalaman dalam menjalani proses belajar mengajar dikampus ini yang paling berkesan bagi saya, mulai terangkum dari PPSPPT yang masih bingung dengan semua hal, termasuk berbaur dengan kondisi dan pentingnya seorang teman, kemudian mempersiapkan segala hal untuk menjalani hari-hari di kampus. Saya belajar dan menimba ilmu untuk program studi sistem komputer di fakultas Ilmu komputer dan teknologi informasi dengan maksud melanjutkan apa yang sudah saya dapatkan tadinya dijenjang SMK jurusan TKJ (Teknik Komputer & Jaringan) guna memperdalam saya terhadap ilmu tersebut saya memilih jurusan ini di kampus gunadarma.
Apa sih Arti Sahabat itu?
Kali
ini bahas sahabat
Kita ngga akan pernah ngerasain seberapa arti sahabat,kalo kita sendiri ngga mempunyai sahabat…Ada teman yang ada ketika kita ngerasain senang aja,itu namanya bukan sahabat…
Kita ngga akan pernah ngerasain seberapa arti sahabat,kalo kita sendiri ngga mempunyai sahabat…Ada teman yang ada ketika kita ngerasain senang aja,itu namanya bukan sahabat…
Dia
hanya sebatas teman,sebatas kenalan yang ketika dia pergi kita ngga merasakan
rasa kehilangan,seperti ketika teman yang ada disaat kita sedih…
Teman
seperti itu yang patut dianggap sahabat,ngga perlu sahabat itu harus
kaya,cantik,tampan,pintar,cewe aja,cowo aja…
Kebanyakan
orang menganggap bahwa orang yang dianggap sahabat itu adalah orang yang selalu
membuat kita bahagia,kalo semua orang beranggapan seperti itu artinya…?
Artinya
ketika orang itu memberikan kita kesedihan,dia bukan lagi sahabat kita,kalo
semua orang beranggapan seperti itu,maka kita ngga akan pernah mempunyai yang
namanya sahabat…
Sahabat
itu?
Dia
yang selalu ada,dimanapun,disaat apapun ketika kita ngerasain senang ataupun
susah…
Sahabat
yang selalu setia mendengarkan,memberikan saran,bahkan ngga segan segan
menasihati kita kalo kita berbuat salah…
Dalam
sahabat ngga ada yang namanya RAHASIA…
Saling
terbuka satu sama lain,maka dari itu kita harus tau apa Arti Sahabat…
Gbr:
salah satu dari sekian banyak kejadian bareng sahabat
Saat Dunia Kerja Bersamaan Waktu Kuliah
Tidak mudah, menjalani kuliah dimana status lain kita adalah seorang
pekerja yang kesehariannya sebagian besar dihabiskan di tempat kerja. Seberapa
besarpun niat memfokuskan diri terhadap perkuliahan tetap saja pasti gak bisa,
hasilnya ? Absensi hancur, jadwal kuliah acak-acakan, dan nilai IPK pun ala
kadarnya. Tapiii..... ini kata teman saya lho.
Terus bagaimana dengan saya ?
Alhamdulillah saya mah....., "gak jauh beda". hehe....
Tapi beneran Sobat,ini pengalaman/cerita yang saya alami, fokus kuliah hanya bisa dilakukan oleh orang yang memang statusnya 100% mahasiswa/i sejati. Sepanjang waktunya bisa bebas ia gunakan untuk ngehandle acara perkuliahan yang seabrek, tugas-tugas kuliah salah satu contohnya.
Nah, kalau yang statusnya merangkap seorang karyawan pabrik juga gimana ? yang jelas jawabannya, "jangan harap bisa masuk kelas tepat waktu deh!".
Contohnya kejadian yang saya alami saat UTS. Kerjaan saya diwarnet saat itu, saya berpesan sama teman saya supaya saya dibangunin sore jam 3,soalnya utsnya mulai jam 4, kebetulan hari itu sibuk banyak orang yang berkepentingan harus di layani, dilayani dalam cerita ini antara lain, ada yang scan photo, edit muka dipotoshop, ngetik,ngeprint, jadi mau gak mau saya harus mengerjakanannya, saya mulai tidur jam 12, jadi dengan kata lain tidurnya hanya 3 jam, karna saya sift malam saat itu jadi waktu tidur saya pergunakan saat gak masuk kuliah. Pas jam 3 teman saya bangunin saya, karna masih enak ntah ada mimpi saat itu saya gak mendengar atau memperdulikannya, jam 4 baru saya bangun, gak mandi cuci muka doang saya langsung berangkat kekampus, dengan modal seadanya dipikiran, sampe dikampus ternyata ujian sudah mulai sejak 40 menit sebelumnya, yang saya dapat hanya pesan dari sekretariat dosen supaya mengulang untuk tahun depannya pada mata kuliah tersebut.
Terus bagaimana dengan saya ?
Alhamdulillah saya mah....., "gak jauh beda". hehe....
Tapi beneran Sobat,ini pengalaman/cerita yang saya alami, fokus kuliah hanya bisa dilakukan oleh orang yang memang statusnya 100% mahasiswa/i sejati. Sepanjang waktunya bisa bebas ia gunakan untuk ngehandle acara perkuliahan yang seabrek, tugas-tugas kuliah salah satu contohnya.
Nah, kalau yang statusnya merangkap seorang karyawan pabrik juga gimana ? yang jelas jawabannya, "jangan harap bisa masuk kelas tepat waktu deh!".
Contohnya kejadian yang saya alami saat UTS. Kerjaan saya diwarnet saat itu, saya berpesan sama teman saya supaya saya dibangunin sore jam 3,soalnya utsnya mulai jam 4, kebetulan hari itu sibuk banyak orang yang berkepentingan harus di layani, dilayani dalam cerita ini antara lain, ada yang scan photo, edit muka dipotoshop, ngetik,ngeprint, jadi mau gak mau saya harus mengerjakanannya, saya mulai tidur jam 12, jadi dengan kata lain tidurnya hanya 3 jam, karna saya sift malam saat itu jadi waktu tidur saya pergunakan saat gak masuk kuliah. Pas jam 3 teman saya bangunin saya, karna masih enak ntah ada mimpi saat itu saya gak mendengar atau memperdulikannya, jam 4 baru saya bangun, gak mandi cuci muka doang saya langsung berangkat kekampus, dengan modal seadanya dipikiran, sampe dikampus ternyata ujian sudah mulai sejak 40 menit sebelumnya, yang saya dapat hanya pesan dari sekretariat dosen supaya mengulang untuk tahun depannya pada mata kuliah tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)



