Slider[Style1]

Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan

Hal Unik atau Menarik

Manulangi Natuatua    


            Kejadian kira-kira dua minggu lalu, ada acara keluarga yang diadakan tepatnya di Bogor, di rumah saudara. Acara ini tergolong unik karena dari serangkaian acara yang saya ikutin ada hal yang membuat saya berpikir lebih dalam lagi tentang pentingnya rasa bersyukur dan rasa hormat kita kepada orang tua, sekaligus bagaimana rasa berterimakasih kepada orang tua yang melahirkan kita. Kejadian ini terjadi dilingkungan saya, yang berarti lingkungan yang berdasarkan adat atau tempat saya dibesarkan, yaitu adat Batak. Acaranya kalau di adat batak namanya manulangi natua-tua yang kalau diterjemahkan dalam bahasa indonesia mengandung pengertian sebuah ucapan terimakasih anak kepada orang tua yang dilakukan dengan cara memberi makan ataupun menyuapi orangtua. Yang bikin kejadian ini menjadi unik dapat saya simpulkan kental atau masih dalamnya kepercayaan orang Batak terhadap nilai-nilai yang terkandung dari adat leluhur atau nenek moyang dari batak tersebut. Disamping itu juga acara ini punya aturan khusus, semua anggota keluarga harus setuju, dari yang terbesar sampai terkecil, sulung sampai bungsu untuk semua anggota yang nantinya setiap orang secara bergantian meminta berkat dan ucapan terima kasih kepada orangtua.


MANAJEMEN DAN BIAYA PROYEK

Manajemen biaya proyek mencakup proses-proses yang diperlukan untuk memastikan bahwa proyek diselesaikan dalam anggaran yang disetujui. 

 

7.1 Perencanaan Sumber Daya — menentukan sumber daya apa (orang, peralatan, bahan) dan berapa jumlah masing-masing yang harus digunakan untuk melakukan kegiatan proyek.
7.2 Pengestimasian  Biaya — mengembangkan perkiraan (estimasi) biaya sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kegiatan proyek.
7.3 Penganggaran Biaya — mengalokasikan keseluruhan estimasi biaya untuk aktivitas kerja individu.
7.4 Pengendalian Biaya— mengendalikan perubahan anggaran proyek.
Proses ini berinteraksi dengan satu sama lain dan dengan proses-proses dalam bidang pengetahuan lain juga. Berdasarkan pada kebutuhan proyek setiap proses mungkin melibatkan upaya dari satu atau lebih individu atau kelompok individu. Setiap proses umumnya terjadi setidaknya sekali dalam setiap tahap proyek.
Meskipun proses-proses disini disajikan sebagai unsur-unsur diskrit dengan antarmuka yang terdefinisi, dalam prakteknya mereka tumpang tindih dan berinteraksi dalam cara yang tidak rinci disini. Interaksi proses dibahas secara rinci dalam bab 3.
Manajemen biaya proyek ini utamanya dikaitkan dengan biaya sumber daya yang diperlukan untuk menyelesaikan kegiatan proyek. Namun, manajemen biaya proyek juga harus mempertimbangkan dampak keputusan proyek mengenai biaya penggunaan produk proyek. Sebagai contoh, membatasi jumlah resensi desain dapat mengurangi biaya proyek terhadap pengeluaran untuk meningkatkan biaya operasional pelanggan. Pandangan lebih luas ini dalam manajemen biaya proyek  sering disebut siklus hidup biaya. Siklus hidup biaya bersama-sama dengan nilai rekayasa teknik yang digunakan untuk mengurangi biaya waktu, meningkatkan kualitas dan kinerja dan mengoptimalkan pengambilan keputusan.
Di banyak bidang aplikasi, memprediksi dan menganalisis prospektif terhadap kinerja keuangan
hasil proyek dilakukan di luar proyek. Pada yang lainnya (misalnya fasilitas modal proyek), manajemen biaya proyek juga mencakup kegiatan ini. Ketika prediksi dan analisis yang demikian disertakan, biaya manajemen proyek akan menyertakan proses-proses tambahan dan banyak teknik manajemen umum seperti sebagai laba atas investasi, arus kas yang didiskonkan, analisis payback, dan lain-lain.
Proyek manajemen biaya harus mempertimbangkan kebutuhan informasi para pemegang pemangku kepentingan proyek — berbagai pemangku kepentingan dapat mengukur biaya proyek dalam cara yang berbeda dan pada waktu yang berbeda. Sebagai contoh, biaya pengadaan barang dapat diukur ketika dilakukan, diperintahkan, diantarkan, ditimbulkan, atau direkam untuk tujuan akuntansi.

Visual Basic Tugas Laporan Awal

STRUKTUR CONTROL DI VISUAL BASIC
DAN
CONTOH PROGRAM SEDERHANANYA
Mengenal Struktur Kontrol
Struktur kontrol di dalam bahasa pemrograman adalah perintah dengan bentuk (struktur) tertentu yang digunakan untuk mengatur (mengontrol) jalannya program.
Visual Basic 6 mengenal dua jenis struktur kontrol, yaitu:
1. Struktur kontrol keputusan - digunakan untuk memutuskan kode program mana yang akan dikerjakan berdasarkan suatu kondisi. Sudah dibahas pada bab lalu.
2. Struktur kontrol pengulangan - digunakan untuk melakukan pengulangan kode program. Akan dibahas pada bab ini.
Ada dua bentuk struktur kontrol pengulangan (looping), yaitu:
1. Struktur FOR...NEXT.
2. Struktur DO...LOOP.
Struktur Kontrol For...Next
Bentuk penulisan (syntax) struktur For ... Next:
FOR <pencacah> = <awal> TO <akhir> [STEP <Iangkah>]
<blok kode program>
NEXT <pencacah>
 <pencacah> adalah variabel (tipe: integer) yang digunakan untuk menyimpan angka pengulangan.
 <awal> adalah nilai awal dari <pencacah>.
 <akhir> adalah nilai akhir dari <pencacah>.
 <Iangkah> adalah perubahan nilai <pencacah> setiap pengulangan. Sifatnya optional (boleh ditulis ataupun tidak). Bila tidak ditulis maka nilai <langkah> adalah 1.



Contoh program sederhana menggunakan struktur control