Tidak mudah, menjalani kuliah dimana status lain kita adalah seorang
pekerja yang kesehariannya sebagian besar dihabiskan di tempat kerja. Seberapa
besarpun niat memfokuskan diri terhadap perkuliahan tetap saja pasti gak bisa,
hasilnya ? Absensi hancur, jadwal kuliah acak-acakan, dan nilai IPK pun ala
kadarnya. Tapiii..... ini kata teman saya lho.
Terus bagaimana dengan saya ?
Alhamdulillah saya mah....., "gak jauh beda". hehe....
Tapi beneran Sobat,ini pengalaman/cerita yang saya alami, fokus kuliah hanya bisa dilakukan oleh orang yang memang statusnya 100% mahasiswa/i sejati. Sepanjang waktunya bisa bebas ia gunakan untuk ngehandle acara perkuliahan yang seabrek, tugas-tugas kuliah salah satu contohnya.
Nah, kalau yang statusnya merangkap seorang karyawan pabrik juga gimana ? yang jelas jawabannya, "jangan harap bisa masuk kelas tepat waktu deh!".
Contohnya kejadian yang saya alami saat UTS. Kerjaan saya diwarnet saat itu, saya berpesan sama teman saya supaya saya dibangunin sore jam 3,soalnya utsnya mulai jam 4, kebetulan hari itu sibuk banyak orang yang berkepentingan harus di layani, dilayani dalam cerita ini antara lain, ada yang scan photo, edit muka dipotoshop, ngetik,ngeprint, jadi mau gak mau saya harus mengerjakanannya, saya mulai tidur jam 12, jadi dengan kata lain tidurnya hanya 3 jam, karna saya sift malam saat itu jadi waktu tidur saya pergunakan saat gak masuk kuliah. Pas jam 3 teman saya bangunin saya, karna masih enak ntah ada mimpi saat itu saya gak mendengar atau memperdulikannya, jam 4 baru saya bangun, gak mandi cuci muka doang saya langsung berangkat kekampus, dengan modal seadanya dipikiran, sampe dikampus ternyata ujian sudah mulai sejak 40 menit sebelumnya, yang saya dapat hanya pesan dari sekretariat dosen supaya mengulang untuk tahun depannya pada mata kuliah tersebut.
Terus bagaimana dengan saya ?
Alhamdulillah saya mah....., "gak jauh beda". hehe....
Tapi beneran Sobat,ini pengalaman/cerita yang saya alami, fokus kuliah hanya bisa dilakukan oleh orang yang memang statusnya 100% mahasiswa/i sejati. Sepanjang waktunya bisa bebas ia gunakan untuk ngehandle acara perkuliahan yang seabrek, tugas-tugas kuliah salah satu contohnya.
Nah, kalau yang statusnya merangkap seorang karyawan pabrik juga gimana ? yang jelas jawabannya, "jangan harap bisa masuk kelas tepat waktu deh!".
Contohnya kejadian yang saya alami saat UTS. Kerjaan saya diwarnet saat itu, saya berpesan sama teman saya supaya saya dibangunin sore jam 3,soalnya utsnya mulai jam 4, kebetulan hari itu sibuk banyak orang yang berkepentingan harus di layani, dilayani dalam cerita ini antara lain, ada yang scan photo, edit muka dipotoshop, ngetik,ngeprint, jadi mau gak mau saya harus mengerjakanannya, saya mulai tidur jam 12, jadi dengan kata lain tidurnya hanya 3 jam, karna saya sift malam saat itu jadi waktu tidur saya pergunakan saat gak masuk kuliah. Pas jam 3 teman saya bangunin saya, karna masih enak ntah ada mimpi saat itu saya gak mendengar atau memperdulikannya, jam 4 baru saya bangun, gak mandi cuci muka doang saya langsung berangkat kekampus, dengan modal seadanya dipikiran, sampe dikampus ternyata ujian sudah mulai sejak 40 menit sebelumnya, yang saya dapat hanya pesan dari sekretariat dosen supaya mengulang untuk tahun depannya pada mata kuliah tersebut.
Datang terlambat, ngerjain tugas ngedadak dikelas atau hasil copy paste dari internet, dan mengantuk pada saat jam kuliah adalah suatu ciri khas tersendiri yang dimiliki oleh kelas sore dikampus. Dalam menanggapi hal ini, pinter-pinternya mahasiswa untuk memiliki kreatifitas tinggi agar masalah tersebut tidak jadi bumerang yang imbasnya malah merugikan dikemudian hari, contohnya : jika ngerasa ngantuk, lebih baik ambil tempat duduk dibagian kursi paling belakang supaya saat sesekali terantuk dosen gak eungeuh atau bahkan gak bisa lihat. Atau contoh lainnya saat ngerjain tugas yang deadline pengumpulannya mendesak hari ini, sebisa-bisanya usahain datang lebih awal biar bisa ngerjain dadakan dulu dikelas, dan jangan lupa calling salah satu temen yang dirasa pinter dan selalu ngerjain tugas tepat waktu, bilang, "pinjem tugasnya dulu, mau saya pelajari", gitu.
Tapi jangan salah, ada dampak positif bagi mahasiswa yang kebetulan merangkap pula statusnya sebagai pekerja. Perkuliahan itu bukan melulu teori bahkan apa yang ada didalamnya hampir menyentuh pada dunia kerja, nah disitu tuh kita bisa selangkah lebih baik dari mahasiswa yang statusnya emang ABG murni . Kita lebih tahu ketimbang mereka yang hanya mengawang-ngawang dan menebak ini itu tentang dunia keja.
Yaaa..., jangan galau lah kuliah sambil kerja atau kerja sambil kuliah selagi bisa dijalanin. Jalani aja, Sekarang tantangan saya bukan lagi masalah IPK gede atau disiplin tepat masuk kelas, tapi sedang bersemedi ala unyu-unyu mikirin judul PI dan fokus gimana supaya bisa lulus secepatnya, dan memang inti perkuliahan adalah itu Sobat, akhirnya adalah skripsi. Tapi yang udah kerja, bersyukurlah ! karena sekali lagi kalian tertolong dengan kemudahan menyusun skripsi bisa di tempat kerja kalian sendiri.
So, selamat berjuang
0 komentar:
Posting Komentar