III. KONSEPSI IBD DALAM KESUSASTRAAN
1. Pendekatan Kesusastraan
"sebagai salah satu dari konsepsi dari IBD yaitu pendekatan kesusastraan sangat berpengaruh baik bagi seorang mahasiswa yang emang tidak semata hanya dituntun menuntut ilmu di kampus atau universitas tapi harus aktif juga dalam hal pendekatan kesusastraan. Kesusastraan yang dimaksud adalah dimana mahasiswa perlu didikan dalam berbagai hal yang baik untuk dirinya".
"sebagai salah satu dari konsepsi dari IBD yaitu pendekatan kesusastraan sangat berpengaruh baik bagi seorang mahasiswa yang emang tidak semata hanya dituntun menuntut ilmu di kampus atau universitas tapi harus aktif juga dalam hal pendekatan kesusastraan. Kesusastraan yang dimaksud adalah dimana mahasiswa perlu didikan dalam berbagai hal yang baik untuk dirinya".
IBD dan Kesusastraan saling berhubungan, dikarenakan IBD tidak ditujukan untuk mendidik dalam bidang keahlian maupun dalam bidang pengetahuan. IBD adalah ilmu yang ditujukan untuk memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikal para mahasiswa maupun mahasiswi, oleh karena dasar itulah IBD dikaitkan dengan kesusastraan, dimana tujuannya ialah agar para mahasiswa dan mahasiswi mengerti akan hal kesusastraan.
Seni adalah ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan kedalam kreasi dalam bentuk gerak, rupa, nada, syair, yang mengandung unsue-unsur keindahan, dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain.
Kesenian dapat dibagi menjadi 4 :
Seni Musik adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk nada dan syair yang indah.
Seni Rupa adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk rupa / gambar-gambar.
Seni Drama adalah curahan perasaaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk gerak bercerita yang diramu dengan musik yang sesuai.
Seni Tari adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk gerak anggota badan yang teratur dan berirama.
Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās- yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.
2. IBD yang Dihubungkan Dengan Prosa
Prosa lama, yang meliputi : dongeng, hikayat, sejarah, epos, dan cerita pelipur lara
Prosa baru, yang meliputi : cerpen, roman, novel, biografi, kisah dan otobiografi
Prosa
Istilah prosa banyak pandanannya, diantaranya : narrative fiction, prose fiction, atu fiction.
Dalam bahasa Indnesia istilah tersebut sering
diterjemahkan menjadi cerita rekaan dan dideinisikan sebagai bentuk
cerita, atu prosa kisahan yang mempunyai pemeran, lakuan, peristiwa dan
alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Jenis – jenis
prosa :
Prosa lama meliputi :
1. dongeng-dongeng
2. hikayat
3. sejarah
4. epos
5. cerita pelipur lara
Prosa baru meliputi :
1. cerita pendek
2. roman / novel
3. biografi
4. kisah
5. otobiografi
3. Nilai - Nilai Prosa Fiksi
Selain memiliki hubungan dengan bahasa, budaya juga memiliki hubungan dengan prosa. Prosa, yang termasuk dalam sastra, terkadang disebut-sebut sebagai narrative fiction, prose fiction, atau hanya fiction saja. Dalam bahasa Indonesia, sering diterjemahkan menjadi cerita rekaan dan di definisikan sebagai bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempunyai pameran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh daya khayal atau imajinasi. Istilah cerita rekaan umumnya dipakai untuk roman, novel, atau cerita pendek.
Prosa fiksi dapat memberikan kesenangan atau memberikan hiburan bagi pembacanya, dapat mengembangkan imajinasi dalam mengenal karakter tokoh ataupun daerah
Prosa fiksi dapat memberikan informasi yang belum tentu terdapat pada ensiklopedia.
Prosa fiksi memberikan nilai-nilai kultural atau kebudayaan
4. Nilai Budaya Dasar yang Dihubungkandengan Puisi
Adanya hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
Adanya hubungan puisi dengan keinsyafan atau kesadaran individual
Adanya hubungan Puisi dengan keinsyafan sosial
Puisi termasuk seni sastra, sedangkan sastra bagian dari kesenian, dan kesenian cabang unsur dari kebudayaan. puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam, tuhan melalui media bahasa yang artistik/estetik, nyang secara padu dan utuh di padatkan kata-katanya.
Contoh Puisi :
Laut mendadak ramai
deburan ombak terseret angin
ke tengah samudera itu
sedang di bibir pantai
orang saja menari-nari
Laut mengundang sehamparan gunung samudera
datanglah dari penjuru segala
melihat kami menari
menjelang akhir sodorkan air
ketika tubuh bermandi peluh
tapi jangan suguhkan seudati*)
sebab ia sudah mati
Datang,
datanglah dari penjuru segala
ramaikan laut kami yang sepi
dengan lagumu yang sarat cinta
Sumber : http://vikarnda.blogspot.com
1 komentar:
Budaya...
bicara tentang budaya..kita harus kembali menengok ke belakang..apa itu kebiasaan dari yang nenek moyang kita dulu...bagaimana gimana mereka-mereka dulu dalam berinteraksi satu sama lain...dalam jenjang sosial
adanya tradisi..yang menjadikannya turun temurun sama seperti puisi karya chairil anwar yang menyebut.
Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir
itu menandakan budaya harus di jaga...berarti budaya dan prosa atau fiksi ataupun puisi merupakan bagian dari sebuah budaya juga..^^
Posting Komentar